MEMUAT WAKTU...

Keren! Mahasiswa PNL Lolos Final Nasional KMIPN VIII 2026 dengan Inovasi Pertanian "NutriBot"


LHOKSEUMAWE — Kabar membanggakan datang dari Politeknik Negeri Lhokseumawe
(PNL). Tim mahasiswa yang menamakan diri mereka "Berangkatkan Kami" sukses
melenggang ke babak final Kompetisi Mahasiswa Informatika Politeknik Nasional
(KMIPN) VIII Tahun 2026. Kepastian ini diperoleh berdasarkan surat Pengumuman
Finalis KMIPN VIII 2026 yang dirilis oleh Politeknik Negeri Ujung Pandang selaku tuan
rumah pada 8 Agustus lalu.

Tim yang beranggotakan tiga mahasiswa bertalenta, yakni Zikran Tahara (Ketua),
Muhammad Faiz Al Rayyan (Anggota 1), dan Muhammad Khulafa Rafsanjani Pasya
(Anggota 2), berhasil lolos di kategori bergengsi Internet of Things (IoT). Mereka
mengangkat isu transformasi pertanian berkelanjutan melalui proyek inovatif berjudul
"NutriBot: Sistem Monitoring Hidroponik Berbasis Internet of Things (IoT) dengan
Injeksi Nutrisi Air untuk Transformasi Pertanian Berkelanjutan."

Solusi Cerdas untuk Pertanian Hidroponik

Gagasan inovatif ini lahir dari keprihatinan tim terhadap tantangan petani hidroponik
berskala kecil hingga menengah yang sering kali gagal panen akibat manajemen
kualitas air tandon yang buruk. NutriBot hadir sebagai perangkat cerdas yang
mengotomatisasi pemantauan dan pengondisian air selama 24 jam penuh tanpa henti.
Perangkat keras NutriBot ditenagai oleh mikrokontroler canggih ESP32 yang terhubung
dengan sensor konduktivitas (TDS), sensor keasaman (pH), dan sensor jarak ultrasonik.
Alat ini tidak sekadar membaca data, tetapi mampu mengambil keputusan.

"Keunggulan utama NutriBot terletak pada algoritma prioritasnya. Sistem akan
menstabilkan anomali pH kritis terlebih dahulu untuk mencegah fenomena Nutrient
Lockout (gagal serap nutrisi), sebelum menyuntikkan larutan pupuk AB Mix. Semua
terukur secara proporsional berdasarkan sisa volume air aktual di tandon."


Inovasi ini juga sangat selaras dengan pilar Sustainable Development Goals (SDGs), yakni
SDG 6 (Air Bersih) dan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) karena
mampu mencegah pemborosan air dan limbah pupuk kimiawi secara signifikan.

Siap Bersaing di Puncak Final KMIPN
Berkat inovasi ini, tim "Berangkatkan Kami" berhasil menyisihkan ratusan pendaftar
dari berbagai politeknik di seluruh Indonesia. Mereka kini berhak mewakili PNL untuk
berkompetisi di babak final yang akan diselenggarakan secara hibrida pada 9 hingga 12
September 2026.
Rangkaian kegiatan final akan dipusatkan di Hotel Dalton Makassar dan Kampus 2
Politeknik Negeri Ujung Pandang. Pada ajang ini, tim dijadwalkan untuk
mempresentasikan karya mereka, melakukan demonstrasi perangkat, serta
memamerkan poster dan video operasional alat kepada dewan juri tingkat nasional.
Mari kita doakan dan berikan dukungan penuh kepada Zikran Tahara, Muhammad Faiz
Al Rayyan, dan Muhammad Khulafa Rafsanjani Pasya. Semoga inovasi NutriBot dapat
membawa pulang medali kemenangan dan mengharumkan nama Politeknik Negeri
Lhokseumawe di tingkat nasional!
Baca Juga
Lebih baru Lebih lama