MEMUAT WAKTU...

Direktorat KSKK Madrasah dan UIN Mataram Gelar "Ngopi" Perkuat Ekosistem Madrasah Digital di Lombok Tengah

Lombok Tengah.garudanews//Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah bekerja sama dengan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Mataram sukses menggelar program Peningkatan Mutu Pendidikan Islam melalui kegiatan "Ngopi" (Ngobrol Pendidikan Islam).

Mengusung tema besar "Penguatan Ekosistem Kelembagaan Madrasah di Era Transformasi Digital", kegiatan yang bernilai strategis ini berlangsung dengan khidmat di Yayasan Nurul Hidayah NW Londar, Desa Loang Maka, Kecamatan Janapria, Kabupaten Lombok Tengah, pada Rabu (15/10/2026). 

Program ini dirancang khusus sebagai langkah nyata untuk merespons tantangan zaman serta mendorong lahirnya lembaga pendidikan Islam yang adaptif, mandiri, dan berdaya saing tinggi di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi sepanjang jalannya acara. Sebanyak 300 guru dan tenaga pendidik dari berbagai madrasah lintas jenjang turut hadir memadati lokasi kegiatan untuk memperdalam wawasan mengenai pemanfaatan teknologi modern dalam pengelolaan madrasah.

Rangkaian acara dibuka secara resmi dengan sambutan hangat dari Ketua Yayasan Nurul Hidayah NW Londar yang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepercayaan yang diberikan kepada yayasannya untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan agenda penting ini. 

Nada optimisme serupa disuarakan oleh Dekan FTK UIN Mataram, yang dalam sambutannya menegaskan betapa krusialnya kolaborasi erat antara perguruan tinggi keagamaan Islam dan satuan pendidikan dasar-menengah dalam menjaga serta mengawal standar mutu tenaga pendidik di era digital.

Sesi inti kegiatan "Ngopi" menghadirkan dua pilar narasumber yang memberikan pemaparan komprehensif dari sudut pandang kebijakan hingga teknis operasional. 

Anggota Komisi VIII DPR RI, APT Hj. Lale Syifaun Nufus, M.Farm., bertindak sebagai narasumber utama dengan menggarisbawahi komitmen regulasi serta dukungan anggaran dalam memperkuat sarana, prasarana, dan kualitas pendidikan madrasah di daerah.

Sementara itu, Dr. Sirajul Hadi melengkapi diskusi dengan membedah langkah-langkah praktis transformasi ekosistem kelembagaan madrasah.

Beliau menyoroti strategi konkret agar lembaga madrasah mampu bersaing ketat secara digital tanpa sedikit pun menanggalkan nilai-nilai luhur keislaman yang menjadi fondasi utamanya.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, dan interaktif hingga penutupan acara. 

Melalui sinergi lintas lembaga dalam forum ini, para pendidik yang hadir diharapkan mampu memelopori perubahan positif serta mengimplementasikan strategi transformasi digital secara konsisten di satuan pendidikan masing-masing.

Langkah berkelanjutan ini diyakini menjadi pilar penting dalam mencetak generasi muda muslim yang tidak hanya unggul secara akademis dan menguasai teknologi, tetapi juga berkarakter kuat dan siap bersaing di tingkat global.(A.Turmuzi).
Baca Juga
Lebih baru Lebih lama