Batubara.garudanews//Rumah Wartawan senior sekaligus Bendahara PD IWO Kabupaten Batubara, Supriadi (60) di bobol maling. Aksi pencurian dengan pembongkaran rumah di Kelurahan Limapuluh, Kecamatan Limapuluh Kabupaten Batubara meresahkan masyarakat.
Sejumlah kasus dilaporkan terjadi hampir setiap malam, bahkan di siang hari. Sehingga menimbulkan kekecewaan terhadap penegakkan hukum yang terkesan lamban.
Terakhir korban pembongkaran rumah Bendahara IWO, Supriadi (60) juga merupakan wartawan mitra Polres Batubara.
Dan saat ini Supriadi melaporkan peristiwa pencurian dirumahnya ke Polres Batubara melalui Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Rabu 11/2/2026 sekitar pukul 12:00 Wib, LP/B/51/ll/2026/SPKT/Polres Batubara/Polda Sumatera Utara.
Supriadi mengatakan, pencurian diperkirakan terjadi pada dini hari saat dirinya dan istri tidak berada di rumah. Keduanya bermalam di rumah lain di Desa Mangkal Baru, Kecamatan Limapuluh.
Saat kembali sekitar pukul 08.00 Wib, ia mendapati jerjak jendela dapur sudah terbuka. Setelah masuk ke dalam rumah, kondisi barang-barang berantakan dan sebagian telah hilang.
Sejumlah barang berharga yang hilang di antaranya, laptop, komputer, peralatan listrik, tabung gas, kipas angin, koper berisi pakaian, hingga dokumen penting seperti surat tanah dan jemuran alumunium. Kalau dinilai kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
“Begitu masuk rumah, barang-barang sudah berserakan dan banyak yang hilang,” ujarnya.
Gawat ini, kasus pencurian di kawasan Limapuluh semakin menjadi-jadi, namun pelaku belum ditangkap.
Warga merasa resah dan diselimuti rasa waswas karena aksi serupa juga dialami warga Kelurahan Lima Puluh lainnya.
Tercatat dalam kurun waktu Januari - Februari puluhan rumah jadi sasaran aksi pencurian. Anehnya aksi pencurian ini terjadi tak jauh dari Mako Polres Batubara.(Nik).
Tags
Berita Peristiwa

