Mataram.garudanews//Dekan FTK UIN Mataram, Prof. Dr. H. Maimun, M.Pd., menegaskan bahwa dalam menggerakkan organisasi terdapat empat langkah kunci yang harus dijalankan secara berkesinambungan.
Yaitu perencanaan (planning), pelaksanaan (implementation), evaluasi (evaluation), dan tindak lanjut (follow up).
Keempatnya merupakan satu siklus yang memastikan setiap program tidak berhenti sebagai wacana, tetapi bertransformasi menjadi aksi nyata yang berdampak.
Beliau juga menekankan bahwa kunci kelancaran organisasi adalah komunikasi.
Komunikasi yang terbuka, jujur, dan intens akan melahirkan chemistry antar pengurus, kemudian menguatkan kolaborasi aktif dan efektif dalam mewujudkan visi dan misi organisasi.
Sementara itu, Wakil Dekan III FTK, Dr. Erwin Fadli, M.Hum., menyampaikan bahwa berorganisasi adalah sebuah proses yang harus dijalani dengan penuh kesadaran dan dinikmati (by process and enjoy the process).
Dalam setiap dinamika yang terjadi, diperlukan resiliensi agar mampu bertahan, beradaptasi, dan terus berkembang.
Lebih lanjut, WD 3 juga menegaskan bahwa organisasi yang hidup bertumpu pada komunikasi yang sehat dan kolaborasi yang solid.
Dengan demikian, organisasi tidak hanya bergerak secara administratif, tetapi tumbuh menjadi organisasi yang berdampak (impactful organization), hadir dan memberi manfaat nyata bagi lingkungan akademik maupun masyarakat luas.
Demi dinamika dan continuous improvement sebuah organisasi bukan hanya memikirkan how to exist tetapi what will be existed.(A.Turmuzi).

