Sergai,garudanews.net//Aksi perampokan terjadi di Agen BRI Link Selfie Net dan Fotocopy yang berada di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Medan–Tebing Tinggi, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Rabu (24/6/2026) sekitar pukul 20.42 WIB.
Pelaku yang diduga seorang pria tak dikenal (OTK) nekat melancarkan aksinya dengan mengancam menggunakan senjata tajam (sajam).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku masuk ke area penyimpanan uang dan membawa kabur sejumlah uang tunai yang diperkirakan bernilai puluhan juta rupiah.
Aksi perampokan tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di lokasi kejadian.
Orang tua pemilik usaha, Atik, saat diwawancarai wartawan mengatakan bahwa sebelum beraksi, pelaku diduga sempat memantau situasi dari seberang lokasi usaha, tepatnya di sekitar warung ayam penyet.
“Pelaku kemudian menyeberang menggunakan sepeda motor Honda Vario warna hitam.
Saat itu dia mengenakan kaos warna kuning, helm, dan masker. Pelaku langsung masuk ke area penyimpanan uang, mengancam pekerja dengan senjata tajam, lalu mengambil uang tunai dari dalam laci dan melarikan diri,” ujar Atik.
Ia mengaku belum mengetahui secara pasti jumlah uang yang dibawa kabur pelaku karena pemilik usaha saat kejadian sedang berada di rumah.
“Yang dibawa segepok uang, tetapi nilainya belum diketahui karena anak saya sedang di rumah.
Tadi malam kami langsung membuat laporan ke Polres Serdang Bedagai dan pihak kepolisian juga sudah turun ke lokasi,” katanya, Kamis (25/6/2026) pagi.
Usai kejadian, sejumlah warga sempat melakukan pengejaran terhadap pelaku ke arah Kota Tebing Tinggi.
Namun, setibanya di kawasan Simpang Belidaan, Sei Rampah, warga kehilangan jejak pelaku sehingga pengejaran tidak membuahkan hasil.
Hingga berita ini diterbitkan, kasus tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian.
Aparat tengah melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi serta menelaah rekaman CCTV guna mengidentifikasi dan memburu pelaku.
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Serdang Bedagai, AKP Binrod Situngkir, SH, MH, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa korban telah membuat laporan resmi terkait kejadian tersebut.
“Laporan sudah kami terima dan akan segera kami tindak lanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.(Syf)
Tags
Berita Peristiwa
