MEMUAT WAKTU...

Komisi X DPR RI Kunker Reses Di Tebing Tinggi, Wali Kota Dorong Sinergi Pusat-Daerah Untuk SDM Unggul.

Sergai,garudanews.net//Kota Tebing Tinggi menjadi tuan rumah kunjungan kerja (kunker) reses Komisi X DPR RI dalam Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026, Rabu (22/7/2026).

Rombongan wakil rakyat yang turut didampingi jajaran kementerian dan lembaga pusat tersebut disambut langsung oleh Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, bersama jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi.

Kegiatan diawali dengan peninjauan lapangan ke SDN 165735 Tebing Tinggi, SMP Negeri 1 Tebing Tinggi, serta Perpustakaan Daerah. 

Dalam kunjungan tersebut, anggota dewan berdialog langsung dengan tenaga pendidik, siswa, hingga pengelola perpustakaan guna menggali kondisi riil pendidikan dan tingkat literasi masyarakat.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi di Aula Lantai IV Balai Kota Tebing Tinggi. Berbagai isu strategis di sektor pendidikan dan kebudayaan menjadi sorotan dalam pertemuan tersebut.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI selaku Ketua Tim Kunker, MY Esti Wijayati, menegaskan bahwa agenda reses ini bukan sekadar rutinitas, melainkan sarana menyerap aspirasi sekaligus memastikan kebijakan di bidang pendidikan, kebudayaan, pemuda, olahraga, riset, dan literasi benar-benar berpihak kepada masyarakat.

“Kunjungan kerja ini bukan hanya untuk menyerap aspirasi, tetapi juga memastikan bahwa kebijakan di bidang pendidikan dan kebudayaan memberi manfaat nyata. 

Masukan dari Kota Tebing Tinggi akan menjadi bahan penting dalam pembahasan kebijakan di tingkat nasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, hasil kunjungan ini akan menjadi rujukan dalam rapat kerja dan rapat dengar pendapat bersama pemerintah pada masa sidang berikutnya.

Sementara itu, Wali Kota Tebing Tinggi, Iman Irdian Saragih, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menilai kehadiran Komisi X DPR RI beserta mitra kementerian menjadi dorongan positif bagi Pemko dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

“Kami meyakini bahwa pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun SDM unggul dan berdaya saing. 

Dukungan regulasi, program kementerian, serta alokasi anggaran dari pusat sangat dibutuhkan untuk mewujudkan visi Tebing Tinggi yang maju, religius, makmur, dan sejahtera,” ujarnya.

Dalam diskusi, sejumlah persoalan turut disampaikan, di antaranya ketimpangan antara pendidikan formal dan nonformal, khususnya kesejahteraan guru PAUD, perlunya kejelasan regulasi perlindungan guru, serta status guru PPPK. 

Selain itu, muncul pula kekhawatiran terkait keberlangsungan perguruan tinggi swasta akibat dinamika penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri.

Aspek kebudayaan juga menjadi perhatian, termasuk pentingnya peningkatan anggaran serta revitalisasi museum sebagai bagian dari pelestarian sejarah dan penguatan literasi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, turut dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis, di antaranya Beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) kepada lima mahasiswa STIE Bina Karya Tebing Tinggi, 

Dana Alokasi Khusus (DAK) Non-Fisik Pendidikan Tahun Anggaran 2026 untuk Pemko Tebing Tinggi, serta Bantuan Riset Inovasi Indonesia Maju (RIIM) dari BRIN kepada LLDIKTI Sumatera Utara.

Selain itu, Wali Kota Tebing Tinggi juga menerima Naskah Kebijakan Daerah dari BRIN sebagai upaya memperkuat tata kelola riset di daerah. 

Pertemuan diakhiri dengan penyerahan jawaban tertulis atas daftar inventarisasi masalah (DIM) antara Pemko Tebing Tinggi dan Komisi X DPR RI.

Kunjungan kerja ini dihadiri sejumlah anggota Komisi X DPR RI, antara lain Himmatul Aliyah, Kurniasih Mufidayati, Sofyan Tan, Adian Yunus Yusak Napitupulu, Bonnie Triyana, Once Mekel, Abdul Fikri Faqih, Reni Astuti, Dewi Coryati, Muhammad Hoerudin Amin, dan Sabam Sinaga.

Turut hadir perwakilan kementerian dan lembaga, di antaranya Kemdiktisaintek, Kemendikbud, Kemenpora, BPS RI, serta BRIN, bersama unsur Forkopimda, DPRD, OPD, dan pemangku kepentingan pendidikan di Kota Tebing Tinggi.(Syaiful).
Baca Juga
Lebih baru Lebih lama