Lombok Timur.garudanews//Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Mataram menggelar sosialisasi instrumen akreditasi perguruan tinggi di Ruang Rapat Kiai Hamzanwadi, Institut Agama Islam Hamzanwadi Anjani, Lombok Timur, Minggu (21/9/2025).
Acara diikuti sekitar 100 perwakilan dari perguruan tinggi keagamaan Islam swasta (PTKIS) di Kabupaten Lombok Timur.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Peningkatan Mutu Pendidikan Islam 2025 dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kementerian Agama RI tantangan akreditasi dan peningkatan mutu pendidikan.
Hadir sebagai narasumber utama dalam sosialiasi ini Apt. Hj. Lale Syifaun Nufus, M.Farm, Anggota Komisi VIII DPR RI dan Prof. Dr. H. Saparudin, M.Ag, Wakil Dekan I FTK UIN Mataram dan asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (Lamdik).
“Tujuan akhir akreditasi bukanlah selembar kertas sertifikat, melainkan terwujudnya budaya mutu yang hidup di setiap denyut nadi kehidupan kampus.
Kita ingin memastikan setiap mahasiswa mendapatkan pendidikan terbaik dan setiap lulusan memiliki keluhuran akhlak,” jelas Lale Syifaun Nufus di hadapan para peserta.
Kehadiran Nufus sebagai anggot Komisi VIII DPR RI dari Dapil NTB 2 memberi bobot tersendiri dalam kegiatan ini karena komisi VIII adalah mitra kerja Kementerian Agama.
Dengan posisinya, ia dapat menjembatani aspirasi perguruan tinggi swasta terkait persoalan akreditasi, sertifikasi dosen, maupun kebijakan peningkatan mutu pendidikan Islam, agar lebih diperhatikan dalam agenda nasional.
Sementara itu, Prof. Saparudin mengingatkan pentingnya disiplin perguruan tinggi swasta dalam menjaga status akreditasi.
“Ada kampus yang akreditasinya kadaluarsa karena tidak diperhatikan. Jika akreditasi mati, maka perguruan tinggi bisa tutup.
Mahasiswa dan lulusan akan menanggung akibatnya,” ujarnya. Dalam sesi diskusi, peserta menyoroti mahalnya biaya akreditasi, rumitnya prosedur, dan banyaknya dosen yang belum tersertifikasi.
Mereka berharap proses sertifikasi dosen ke depan lebih transparan, sehingga mutu akademik meningkat seiring bertambahnya tenaga pendidik tersertifikasi.
Melalui kegiatan ini, FTK UIN Mataram berharap PTKIS di Lombok Timur mampu memperkuat budaya mutu, menjaga kredibilitas, dan meningkatkan daya saing dengan perguruan tinggi negeri.(A Turmuzi).
Tags
. Pendidikan

