Mataram.garudanews//Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri (FTK UIN) Mataram menyelenggarakan sosialisasi instrumen akreditasi perguruan tinggi di Aula Abdurrahim, Universitas Islam Al-Azhar Mataram, Sabtu (20/9/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Peningkatan Mutu Pendidikan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI.
Kegiatan ini diikuti oleh 100 peserta yang terdiri dari ketua dan sekretaris program studi, ketua dan sekretaris Lembaga Penjaminan Mutu, serta para dosen dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) se-Pulau Lombok.
Kehadiran mereka diharapkan memperkuat pemahaman mengenai instrumen akreditasi baik di tingkat program studi maupun institusi. Dr. Ir. H. Nanang Samodra, KA., M.Sc., anggota Komisi VIII DPR RI dari Daerah Pemilihan NTB II, tampil sebagai narasumber utama.
Dalam uraiannya, Nanang menegaskan peran strategis perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Nusa Tenggara Barat.
“Perguruan tinggi memiliki peran strategis untuk meningkatkan sumber daya manusia NTB, Lombok khususnya. Jadi, perguruan tinggi juga harus terus meningkatkan mutu dan kualitas mereka,” ujarnya.
Nanang sendiri hadir mewakili Komisi VIII DPR RI yang membidangi urusan agama, pendidikan Islam, dan sosial, serta menjadi mitra kerja Kementerian Agama.
Kehadirannya dipandang penting untuk menegaskan sinergi antara kebijakan pemerintah, pengawasan legislatif, dan dunia akademik dalam memperkuat mutu perguruan tinggi Islam.
Selain Nanang, kegiatan ini juga menghadirkan Kepala Pusat Penelitian dan Publikasi Ilmiah UIN Mataram, Dr. Emawati, M.Ag. Dia memaparkan dan menjelaskan secara rinci instrumen akreditasi yang harus dipahami oleh pengelola perguruan tinggi.
“Instrumen akreditasi ini terkadang gampang-gampang sulit. Karena selalu ada perubahan dengan semangat untuk terus diperbarui, jadi kita harus terus mempelajari dan menyesuaikan diri dengan instrumen tersebut,” katanya.
Sementara itu, Wakil Dekan III FTK UIN Mataram, Prof. Dr. H. S. Ali Jadid Al Idrus, S.Ag., S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menjelaskan bahwa akreditasi merupakan kunci untuk menjaga mutu penyelenggaraan dan output perguruan tinggi Islam.
“Oleh sebab itu, perguruan tinggi Islam, baik negeri maupun swasta, harus memahami betul instrumen akreditasi,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, UIN Mataram berharap pengelola perguruan tinggi Islam semakin siap menghadapi dinamika akreditasi, baik di tingkat program studi maupun institusi, sehingga mutu pendidikan tinggi Islam akan semakin meningkat.(A Turmuzi).

