MEMUAT WAKTU...

PT. Mahakarya Putra Mustopa (MPM) Gelar Aksi Sosial Berbagi Kebahagiaan Dengan Ratusan Yatim dan Dhuafa Di Mekarsari.

​Bogor.Garuda lNewsnet//PT. Mahakarya Putra Mustopa (MPM) kembali menyalurkan kepedulian sosial melalui program bulanan bertajuk Berbagi Kebahagiaan yang berlangsung di Desa Mekarsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Jumat (11/09/2026).

​Dalam kegiatan sosial tersebut, perusahaan menyalurkan santunan dan bantuan kepada anak yatim, piatu, kaum dhuafa, hingga jompo. 

Jumlah penerima manfaat pada bulan ini mengalami peningkatan signifikan dibanding bulan sebelumnya.

​Komitmen Alokasi Profit dan Pengembangan Yayasan
​Pemilik PT. Mahakarya Putra Mustopa (MPM), Intan Mustopa, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mengalokasikan sebagian dari keuntungan operasional untuk masyarakat sekitar.

​Alokasi Zakat & Infaq: Perusahaan berkomitmen menyisihkan 10% dari net profit margin setiap bulaning untuk pembangunan masjid, santunan anak yatim, piatu, dhuafa, serta lansia.

Selain masyarakat Desa Mekarsari, program sosial MPM kini telah menjangkau lima desa yang tersebar di wilayah perbatasan Kabupaten Bogor dan Kota Bekasi.

​Peningkatan Kuota: Jumlah penerima santunan meningkat dari 300 orang pada bulan sebelumnya menjadi 500 orang pada bulan ini. 

Target ke depan diharapkan dapat menjangkau 700 hingga 1.000 orang seiring pertumbuhan bisnis.

​Rencana Jangka Panjang: Intan Mustopa mengungkapkan rencananya untuk mendirikan Yayasan Rumah Berbagi Kebahagiaan guna berfokus pada pengembangan dan akses pendidikan gratis bagi masyarakat kurang mampu.

​"Prinsip kami, sebaik-baiknya perusahaan adalah yang tumbuh bersama masyarakat dan dampaknya bisa dirasakan oleh warga sekitar. 

Niat kami berbisnis bukan sekadar untuk mengejar kekayaan, melainkan agar bisa terus berzakat dan berinfaq," ujar Intan Mustopa kepada awak media.

​K.H. Achmad Syarif Hidayatullah sebagai guru Intan Mustopa menyampaikan apresiasinya atas konsistensi PT MPM yang rutin mengadakan kegiatan kepedulian sosial setiap bulannya. 

Ia menyebutkan bahwa pemilik perusahaan telah memiliki fokus dan konsentrasi di bidang kewirausahaan sejak keluar dari pondok pesantren, yang kini dipadukan dengan transaksi sosial untuk kemaslahatan umat.

​Respon positif juga datang dari penerima manfaat. Sulastri, salah satu warga penerima bantuan kaum dhuafa, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh pihak perusahaan.
"Alhamdulillah, kegiatan ini sangat mulia dan sangat membantu kami kaum dhuafa, lansia, serta anak-anak yatim.

Semoga pemilik perusahaan dan keluarganya selalu diberikan kesehatan, umur panjang, dan rezeki yang berlimpah," tutur Sulastri sembari membawa bingkisan yang diterimanya.
(David S)


Baca Juga
Lebih baru Lebih lama