MEMUAT WAKTU...

Kepala SMKN 1 Teluk Mengkudu Akui Uang Seragam Dipulangkan, Ternyata Belum Ada Rapat Dengan Orang Tua Siswa.

Sergai,garudanews.net//Kepala SMK Negeri 1 Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Roslina Tanjung, M.Pd., mengakui pihak sekolah akan memulangkan uang pembayaran seragam olahraga dan pakaian praktik kepada seluruh siswa yang telah membayar.

Selain pengembalian uang tersebut, pihak sekolah juga berencana menggelar rapat bersama orang tua siswa pada Rabu (4/11/2026) untuk membahas pengadaan seragam olahraga dan pakaian praktik.

Hal itu disampaikan Roslina Tanjung saat diwawancarai wartawan di ruang kerjanya, Selasa (3/11/2026) pagi.

"Hari ini dipulangkan uangnya semua (olahraga dan praktik) kepada seluruh siswa yang sudah bayar. 

Besok, Rabu 4 November 2026, akan digelar rapat bersama para orang tua siswa terkait seragam olahraga dan baju praktik," ujarnya.

Dijelaskan Roslina, pada Juli dan Agustus pihak sekolah belum menyediakan seragam putih abu-abu.

Sementara itu, seragam praktik dan olahraga dinilai perlu dipersiapkan karena para siswa akan melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL).

"Kemudian saya meminta koperasi sekolah berkoordinasi dengan pihak konveksi. 

Pada September, pihak konveksi bersedia membuat seragam tersebut. Selanjutnya, pada Oktober mulai dilakukan pembayaran secara mencicil oleh siswa," jelasnya.

Ia menyebutkan, hingga Selasa (3/11/2026), dari total 214 siswa, baru 34 siswa yang melakukan pembayaran.

Menurut Roslina, pembayaran dilakukan melalui koperasi sekolah. Petugas koperasi ditugaskan mendatangi setiap kelas untuk menerima pembayaran secara cicilan, mulai dari Rp20 ribu hingga Rp50 ribu, perintah ketua koperasi kepada staf sekolah.

"Tidak ada batas waktu pembayaran. Kalau sudah membayar lunas, baru diberikan bajunya. Namun, bajunya memang belum selesai," katanya.

Roslina menambahkan, pihak sekolah sebelumnya berencana segera menerima seragam tersebut. 

Namun, pihaknya belum berani melanjutkan proses pengadaan sebelum ada kejelasan melalui pembahasan bersama orang tua siswa.

Ia juga mengakui bahwa sebelumnya pihak sekolah tidak menggelar pertemuan langsung dengan orang tua siswa. Informasi hanya disampaikan melalui grup WhatsApp.

"Rencana kami besok Rabu, 4 Nopember 2026 akan mengumpulkan orang tua siswa untuk membahas bagaimana mekanismenya, apakah mereka ingin langsung berhubungan dengan pihak konveksi atau bagaimana," ungkapnya.

Terkait pengadaan atribut sekolah, Roslina menjelaskan bahwa hanya sebagian kecil siswa yang membeli karena banyak di antaranya masih menggunakan atribut milik abang atau kakak mereka yang sebelumnya bersekolah di tempat tersebut.

Namun, untuk atribut nama, siswa tetap melakukan pembelian melalui koperasi sekolah.

"Uangnya saya bilang dipulangkan hari ini, dengan catatan harus ditandatangani sebagai bukti bahwa uang sudah diterima oleh siswa. 

Untuk atribut, sebagian sudah kami bagikan. Ada juga yang masih menggunakan atribut abang atau kakaknya. Namun, untuk nama tetap membeli," pungkasnya.

Dengan adanya pengembalian uang dan rencana rapat bersama orang tua siswa, diharapkan mekanisme pengadaan seragam olahraga dan pakaian praktik di SMKN 1 Teluk Mengkudu dapat dibahas secara terbuka serta berdasarkan kesepakatan bersama.(Syf)
Baca Juga
Lebih baru Lebih lama